PELATIHAN PEMAHAMAN KAMPUNG WISATA DAN PENGUATAN DAYA TARIK WISATA DI KAMPUNG WISATA PATANGPULUHAN DIY
kampung wisata , daya rarik wisata , pelatihan , pemberdayaan masyarakat , patangpuluhan, pariwisata berbasis komunitas
Abstract
Kampung Wisata Patangpuluhan di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat yang mampu mendukung pengembangan ekonomi lokal. Namun, pemahaman masyarakat terhadap konsep kampung wisata dan upaya penguatan daya tarik wisata masih terbatas, sehingga dibutuhkan intervensi yang tepat guna mendorong kapasitas dan partisipasi aktif masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada warga dan pengelola wisata di Kampung Wisata Patangpuluhan mengenai pemahaman menyeluruh tentang kampung wisata serta strategi penguatan daya tarik wisata berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan partisipatif melalui pendekatan ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta observasi langsung di lapangan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk pengelola kampung wisata, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kampung wisata sebesar 87% berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test. Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi dan merancang ide pengembangan daya tarik wisata baru berbasis budaya lokal, seperti paket wisata tematik dan pemanfaatan potensi kuliner serta seni tradisional. Tingkat partisipasi masyarakat dalam diskusi dan rencana tindak lanjut juga menunjukkan antusiasme yang tinggi, menjadi indikator keberhasilan kegiatan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis kebutuhan lokal mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata dan mendorong penguatan daya tarik wisata secara berkelanjutan.



